Si hijau Sahabat Anak
Banyak tumbuhan darat
yang bermanfaat sebagai obat alami. Namun, ternyata banyak pula manfaat
tumbuhan laut. Misalnya, alga hijau-biru golongan cynobacterium atau yang
disebut dengan Spirulina sp. Tumbuhan ini dikenal sebagai suplemen terbaik
untuk meningkatkan daya tahan tubuh terutama untuk anak-anak.
Spirulina sp merupakan
mikroorganisme autotrof alami di perairan tawar maupun asin dengan iklim tropis
dan subtropics. Tumbuhan ini dapat menghasilkan pigmen klorofil dan fikosianin
yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Bentuknya menyerupai benang spiral
(helix) berbentuk silindris dan dapat bergerak bebas.
Allah Swt telah
menyampaikannya di dalam al-quran melalui utusan-Nya, Muhammad SAW :
Dan tiada sama antara dua laut;
yang ini tawar, segar, sedap diminum dan yang lain asin lagi pahit. Dan dari
masing-masing lautan itu kamu dapat memakan daging yang segar dan kamu dapat
mengeluarkan perhiasan yang dapat kammu memakainya, dan pada masing-masingnya
kamu lihat kapal-kapal berlajar membelah laut supaya kamu dapat mencari
karunia-Nya dan supaya kamu bersyukur. (Al-Fathir [35]: 12)
Spirulina
sudah muncul sejak 3,6 juta tahun yang lalu sebagai jembatan evolusi antara
bakteri dan tanaman hijau. Spirulina hamper ada di seluruh dunia dan menjadi
sumber makanan kaya akan nutrisi bagi banyak budaya termasuk Amerika, Afrika
dan Timur Tengah sejak zaman dahulu.
Saat
ini spirulina diproduksi dengan cara budidaya pada kolam yang dibangun khusus.
Sedangkan dipanen dengan metode sederhana kemudian diolah menjadi berbagai
bentuk seperti serbuk, tablet, flakes, sirup dan lain-lain.
KAYA
PROTEIN
Spirulina
kaya akan protein, enzim, karbohidrat, asam amino esensial, asam lemak tak
jenuh ganda, gula rhamnose (gula alami tanaman kompleks). Spirulina mengandung
tiamin (vitamin B1) yang memperkuat system saraf, mengurangi kelelahan
menormalkan tidur, denyut jantung, menghilangkan nafas pendek, juga mengandung
asam folat yang diperlukan untuk pembentukan hemoglobin dan asam gamma yang
ditemukan pada spirulina dan ASI.
Selain
itu, spirulina juga diketahui memiliki manfaat perlindungan terhadap
teratogenesis pada janin yang merupakan penyebab utama kematian anak di dunia.
Spirulina melindungi janin melalui mekanisme antioksidan meawan Reactive Oxygen
Species (ROS) atau dikenal sebagai oksidan sebagai penyebab teratogenesis.
Klorofil
pada spirulina juga memberikan manfaat penting pada perbaikan gizi anak-anak,
menambah berat badan dan mencegah anemia pada orang HIV. Klorofil yang
dikandung spirulina memiliki struktur yang sama dengan hemoglobin pada sel
darah merah,. Klorofil bermanfaat menambah meningkatkan jumlah sel-sel darah,
khususnya meningkatkan produksi hemoglobin dalam darah. Dengan begitu,
penggunaan spirulina sangat berguna bagi masyarakat.
Komentar
Posting Komentar